UPGRADE MINIMALIS PERFORMA BYSON dengan HASIL MAKNYOSS..... Part 3
Minggu, Juli 01, 2012 | Author: Sabudhi Alviannur


Pada artikel sebelumnya ..UPGRADE MINIMALIS PERFORMA BYSON dengan HASIL MAKNYOSS. Part 2 UB Sudah berhasil dengan experimen mengupgrade dengan hasil MAKNYOS dengan biaya Rp.10.000 Tapi emang tidak ada pembuktian secara fisik (DYNOTEST).. setiap modifikasi pasti ada kelebihan dan kekurangan.. kelebihannya memang akselerasi bertambah namun dari segi konsumsi bahan bakar juga mengalami peningkatan tingkat keborosan.
Pertanyanya adalah ..... berapa banyak banyak sih si KEBO minum bensin dengan keadan standart & dengan perangkat racing setelah (INTAKE sudah dipotong) & metode yang digunakan FUELTANK to FUELTANK.... memang metode ini kurang akurat dibandingkan menggunakan tabung/gelas ukur tapi berhubung ribet akhirnya dipilih metode ini.. sebagai informasi sebelum intake dipotong konsumsi bahan bakar si kebo UB sekitar 35-37 Km/Liter premium dengan total bobot pengendara & pembonceng sekitar 150-160 Kg, tiap hari menempuh jarak 30 Km PP kecepatan rata2 60Km/jam, maklum jakarta kdang bisa 80 kadang cuma sanggup 30 pokoke riding versi anak kantoranlah.... 

TRIP METER on SPEDO METER
Nah sekarang setelah INTAKE dipotong dengan keterangan seperti riding versi anak kantoran didapat konsumsi bahan bakar premium 30 Km/Liter (lebih boros 5-7 Km/liter) dalam keadan full STANDAR PABRIK kecuali INTAKE. dengan perhitungan.. isi full tangki dengan bahan bakar lalu reset trip Meter menjadi 0, setelah mendapat jarak yg kita mau 227,4 Km (gambar diatas) masuk lagi ke POM bensin lalu isi kembali tangki sampai penuh dan didapat Rp.34.000 atau = 7,55 LITER.. sekarng 228 Km (dibagi) 7.55 Liter = 30,19 Km/LITER. hehe jadi boros ya... itu semua spart part racing belum dipasang alias Full original... kalau sparepart racing sudah dipasang konsumsi bahan bakar dan akselerasinya gimana...?? tunggu minggu depan key karena sparepart baru selesai dipasang...

Busi, Cangklong & 9 Power

CDI BRT
Komponen racing yang dipasang semuanya plug & play layak untuk dipakai harian.. CDI BRT PowerMax (Rp.400-450), Cangklong Kitako (Rp.20-30), 9Power (Rp.40-50). Busi Denso Iridium (Rp.90-100), Knalpot Nob1 (Rp.375-400), Knalpot Racikan (Rp.400-425), & terakhir isi angin ban depan-belakang dengan Nitrogen (Rp.10) total keseluruhan Rp.935-1040 ribu...
Dari hasil pemakaian sehari-hari selama +/- 1 minggu dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan sparepart racing tarikan ngisi trus mulai dari Rpm 2500 -> 9000, diatas 9000 tanaga mulai ngedrop or naiknya lama mungkin dikarenakan masih menggunakan Pilot & MainJet standart. Untuk konsumsi bahan bakar belum diketahui coz belum ngisi bensin.. soo menurut Anda semua gimana??? monggo dikomentari..

This entry was posted on Minggu, Juli 01, 2012 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments: