Kita kupas lebih dalam tentang tanki Yamaha Byson yuk…
Selasa, Mei 10, 2011 | Author: Sabudhi Alviannur
Walau semua sudah tahu bahwa Yamaha Byson menganut sistem kondom pada tankinya namun tidak banyak  yang tahu gimana pabrikan mendesain dan mengadopsikan sedemikian rupa untuk bisa diaplikasi kemotor harian. Berbagai pertanyaan pasti muncul tentang durability, kemampuan mendapatkan tekanan dan lain sebagainya. Karena itu IWB bernisiatif membedah lebih lanjut untuk share informasi guna menambah pengetahuan…


Seperti yang sudah pernah kita bahas sebelumnya, Tanki kondom sikebo diikat oleh 4 kunci L persisinya serta satu kunci plus. Pada masing-masing baut L dibalut ring semacam mika supaya tidak menggores  permukaan cat tanki. Sedang cover tengah, tercatat ada 3 baut kunci plus pada sisi kiri kanan dan center bawah.  Hasilnya kokoh tanpa ada gejala goyang atau kendor. Kalau kita bongkar, ada satu hal yang menarik atas desain gen FZ16. Untuk mengalirkan guyuran air atau tumpahan bensin supaya tidak menuju body tanki bawah, pabrikan membuat semacam ring dari karet melingkari leher congor bensin atas yang dialirkan lewat pipa besar pembuangan. Simpel dan cerdas…!! terbukti ketika kita longok tanki kaleng dibalik jubah kondom sikebo…..semua dalam kondisi bersih. Bisa diprediksi dengan sistem kondom ini bakal membuat tanki asli berumur lebih panjang sebab gempuran air hujan atau sengatan sinar matahari tidak menghajar langsung tanki asli (terlindungi cover luar). Terus gimana jika terkena benturan??….
Kondom Byson terbuat dari bahan ABS. Berdasarkan pengalaman ABS termasuk mumpuni dalam menerima tekanan atas stress berlebih. Kecuali tabrakan benar-benar ekstrim. Seperti yang pernah IWB baca, ABS merupakan hasil polimerarisasi monomer Acrylonitrile, Butadine dan Styrene serta zat tambahan adiktif lain. Acrylonitrile mempunyai keunggulan sangat tahan terhadap zat kimia. Mangkanya klo mzbro guyur dengan bensin, minyak tanah, thinner dan bahan kimia lain…ABS tidak bakal bergeming. Selain itu kolaborasi Butadine dan Styrene membuat ABS bukan seperti plastik biasa alias kuat menerima deraan sinar UV matahari serta cuaca ekstrim lain. Sifat inilah yang tidak didapatin pada plastik biasa dimana lambat laun bakal getas dan rapuh. Jadi IWB pikir semua konstruksi sudah dihitung dan dipikirkan secara matang untuk maximum lifetime. Hanya satu kelemahan dari sistem ini yakni tidak bisa menaruh barang berat ditanki depan.


SUMBER
|
This entry was posted on Selasa, Mei 10, 2011 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.